Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Information & Technology’ Category

source: www.loveforlife.com.auThis review focused on three related studies conducted by Frererei (2006), Tavaneinen (2007) and D’andra (2009), whose correlated the matters released by the MPs; heat, radio frequencies as well as microwaves and its effect on the human health using different indicators of health hazard such as increasing the temperature of the ear canal, the hemisphere brain excitability and the up-regulation of heat shock proteins. Although, all of those studies examined that the matters released by the MP positively correlated with such parameters, they did not end up with a conclusion that the MPs do jeopardize the human health.

 Keywords; mobile phones, heat, radio frequency, microwave, ear canal (more…)

Advertisements

Read Full Post »

Oleh: Arbain Rambey

Selama ini kita mengenal istilah kamera SLR atau kependekan dari single lens reflex. Mengapa ”single” dan mengapa pakai ”reflex”? Sistem SLR timbul menyempurnakan sistem yang sebelumnya pakai lensa ganda (double), yaitu sistem kamera sistem double lens (lihat gambar).

Sistem double lens membagi lensa untuk membidik (lensa atas) dan lensa yang mengirim gambar ke film (lensa bawah). Sistem single lens menyempurnakan dengan cuma memakai satu lensa alias lensa untuk membidik dan lensa pengirim gambar menjadi satu. Maka, untuk membagi kerja ini diperlukan adanya cermin refleks yang membuka tutup dengan cepat. (more…)

Read Full Post »

Baliho TasikTV

(artikel ini telah di publikasikan pada harian Jawa Pos, edisi Kamis 4 September 2008 dan dikutip juga oleh situs berita online http://www.beritabali.com)

Pemerintah – melalui Departemen Komunikasi dan Informasi – mengeluarkan surat edaran (SE) yang isinya akan melakukan penertiban a.k.a penutupan terhadap sejumlah TV lokal yang tidak mempunyai ijin. Bahkan, Menteri Komunikasi dan Informasi, M. Nuh mengancam akan “memejahijaukan” televisi lokal yang tidak memiliki ijin siaran. Sekilas, Surat Edaran dan ancaman tersebut terlihat sebagai konsekuensi wajar atas penegakan hukum di bidang penyiaran. Namun, jika kita menyimak dengan seksama tentang apa yang terjadi pada dunia penyiaran kita 5 tahun terakhir ini, utamanya trilogi kepentingan KPI-Depkominfo-TV nasional, bisa diduga kl kebijakan tersebut adalah sebuah skenario penggagalan Siaran Sistem Berjariangan (SSB) yang sedianya dilakukan Desember 2009.   (more…)

Read Full Post »

Artikel ini telah dipublikasikan di: www.beritaiptek.com

“Jika sampai 1 maret 2008 tidak ada stasiun TV yang membuat sistem berjaringan di beberapa daerah, maka Pemerintah harus dicurigai”. Demikian tegas Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Prof.Moh Nuh dalam Rapat Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) seluruh Indonesia pertengahan Februari lalu. Pada kesempatan itu, M.Nuh juga “menantang” KPI untuk melakukan gugatan besar-besaran jika pada tanggal tersebut tidak ada stasiun TV swasta melakukan siaran berjaringan. Kini, sudah 2 bulan lebih janji itu berlalu. Sudah adakah televisi swasta – yang lazim disebut sebagai TV nasional –melakukan (usaha kearah) siaran berjaringan (SSB)? Tidak sama sekali. Yang ada justru sebaliknya. TV swasta beramai-ramai melakukan penggabungan kepemilikan (merger) untuk memperkuat basis kapital yang mereka miliki selama ini. Diawali oleh TransCorp hingga terakhir launching TVone yang merupakan gabungan ANTEVE dengan Lativi di Istana Merdeka. Jika tidak ada satu televisi swasta pun tidak melakukan usaha kearah SSB sebagaimana diperintahkan konstitusi, mengapa Depkominfo tidak melakukan tindakan apapun? Tanda Pak Menteri tidak berwibawa ataukah sudah kegagalan pemerintahan (A Government Failure)? (more…)

Read Full Post »

(artikel ini telah dipublikasikan di www.beritaiptek.com
Melalui siaran Persnya, Departemen Informasi dan Komunikasi telah mengundur batas waktu siaran berjaringan bagi stasiun TV swasta (nasional) selama 2 tahun, dari semestinya 28 Desember 2007 menjadi 28 Desember 2009.  Ini berarti stasiun TV swasta yang mengudara secara nasional masih tetap dapat memancarluaskan siarannya secara sentral ke seluruh pelosok negeri. Hal ini terdengar janggal saat stasiun TV (nasional) telah diberikan waktu 5 tahun; 3 tahun sosialisasi dan 2 tahun persiapan kerjasama jaringan, sejak UU No 32 tahun 2002 diputuskan. Ada apa dibalik keputusan ini dan apa eksesnya bagi komunitas daerah? (more…)

Read Full Post »

Alexander Graham Bell (March 3, 1847, Edinburgh, Scotland – August 2, 1922, Baddek, Nova Scotia) invented the telephone (with Thomas Watson) in 1876. Bell also improved Thomas Edison’s phonograph. Bell invented the multiple telegraph (1875), the hydroairplane, the photo-sensitive selenium cell (the photophone, a wireless phone, developed with Sumner Tainter), and new techniques for teaching the deaf to speak. In 1882, Bell and his father-in-law, Gardiner Hubbard, bought and re-organized the journal “Science.” Bell, Hubbard and others founded the National Geographic Society in 1888; Bell was the President of the National Geographic Society from 1898 to 1903.

Read Full Post »

Jakarta – Kepopuleran situs berbagi video YouTube boleh jadi membuat perusahaan Internet lain iri. Tak heran jika mereka ingin menciptakan tandingannya. Namun sampai sekarang, belum ada satupun produk serupa yang bisa dianggap sebagai ancaman signifikan bagi YouTube, situs milik mesin cari Internet Google ini. (more…)

Read Full Post »

Older Posts »